Ketika Berbagi Menjadikan Jalan Pulang Bagi Hati

LPM Al-Itqan – Sedekah adalah salah satu amalan yang paling terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Bukan hanya karena di anjurkan dalam ajaran agama islam, tetapi sedekah itu sendiri memiliki kekuatan untuk menyentuh hati, baik hati orang lain yang memberi maupun hati orang yang menerimanya. Mukin sebagian orang mengira bawahwa sedekah itu tentang jumlah harta yang banyak. Padahal sedekah memiliki makna yang sangat luas. Pada dasarnya, sedekah adalah wujud kepedulian yang lahir dari diri sendiri, dan sadar bahwa kita berada di lingkungan yang saling membantu satu sama lain.

Saya meyakini bahwa sedekah itu bukan lah sesuatu yang membuat seseorang itu merasa kehilangan atau kekurangan. Justru sebaliknya, dengan bersedekah sering menjadikan jalan terbukanya kemudahan dan ketenanga di dalam diri kita. Ada perasaan lega saat kita bisa membantu orang terdekat kita maupun orang lain, meskipun hanya sedikit. Di lingkungan sosial orang yang ringan untuk berbagi biasanya memiliki hati yang lapang dan mempunyai rasa bersyukur dan selalu merasakan cukup. Ini bukan tentang harta yang berlebih tetapi mampu melihat bahwa kebahagiaan itu muncul dari hal-hal yang sederhana.

Sedekah juga tidak menyaratkan kekayaan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk bersedekah dan berbagi sesuai dengan kemampuan. Ada yang bersedekah dengan menyumbangkan hartanya, ada yang bersedekah dengan meluangkan wartu untuk membantu orang lain. Ada yang bersedekah dengan tenaga nya, dan ada juga yang memberikan senyuman yang tulus kepada orang lain. Dengan bentuk hal-hal kecil seperti inilah bahkan di nilai lebih tulus, karena muncul dalam bentuk spontanitas dan niat yang bersih dalam diri kita. Menurut saya keberkahan dalam bersedekah itu muncul dari niat yang ikhlas dan niat yang tidak menunggu situasi yang ideal untuk berbuat kebaikan.

Selain itu sedekah memberikan ruang bagi manusia untuk saling menguatkan. Saat seseorang memilih untuak berbagi, secara tidak langsung kita bisa mengartikan bahwa kebahagiaan itu bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Kita merasa bahwa apa yang kita miliki tidak lah semata mata milik kita tetapi, juga titipan dari Allah Swt untuk membawakan manfaat bagi orang lain.

Dan pada akhirnya, bagi saya sedekah itu adalah cerminan rasa syukur yang paling nyata. Dari bersedekah kita dapat belajar untuk tidak selalu terikat denga duniawi, tetapi tetap untuk menghargai setiap nikmat yang telah Allah berikan ke kita. Dengan berbagi seseorang tidak hanya menolong orang lain tetapi juga membangun akhlak yang mualia di dalam dirinya sendiri.

Penulis: Nurhaliza Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam

Loading

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *