Tanpa Pendanaan Pihak Kampus: Cerita Nekad Darwansyah di Acara AKMINAS

LPM Al-Itqan – Selepas pelatihan yang dilangsungkan VIA daring selama tiga hari (23-25 September), tibalah pengumuman peserta yang lolos untuk lanjut di tahap pelatihan secara tatap muka di Ibukota. Dari seribu lebih peserta yang mengikuti kegiatan in secara daring hanya seratus yang dapat terpilih, salah satunya Darwansyah sebagai perwakilan kampus UIN Bukittinggi.

Setelah pengumuman tersebut, dilema masih menghampiri sembari pertanyaan yang terus bergumul dalam benaknya, “Apa benar saya diberi kesempatan sekali lagi? Apakah kampus akan memberi saya kesempatan dan mempermudah perjalanan ini?”, gumam Darwan.

Tanpa pikir panjang lagi, proposal segera ia garap dan Darwan layangkan ke berbagai instansi pemerintah dan swasta, tak lupa juga pihak kampus. Naasnya, alih-alih mendapat sambutan baik, pesan WhatsApp yang Darwan kirimkan pada Warek III tanpa ada respon, seolah hal ini bukan notifikasi baik atau tidak mengharumkan bagi nama kampus.

Hampir saja putus asa akan bagaimana perjalanan ini dapat dilangsungkan, pasalnya jarak antara pengumuman peserta tahap lanjut dan acara luring hanya kurang dari seminggu. Di tengah-tengah kekemurungan, kabar baik serta harapan baru menghampiri, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyetujui proposal dana dari Darwansyah, sehingga akomodasi keberangkatannya bisa terpenuhi.

Pada Oktober tanggal 7 dini hari, Darwansyah memulai perjalanan menaiki bus antar provinsi. Perjalanan dari Bukittinggi ke Jakarta tidak seperti dulunya yang memakan berhari-hari, perjalanan hanya sekitar 28 jam VIA tol, tanpa halangan menjadi faktor mempercepat perjalanan ini. Namun, acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB membuat Darwan tidak dapat membersamai seremoni pembukaan bersama temannya lain, yakninya mahasiswa PTKN se-Indonesia.

Darwan sampai di lokasi acara saat selepas maghrib, tatkala peserta akan memasuki pemateri pertama. Bagi Darwan keterlambatan ini tidak terlalu bermasalahan, karena ia masih bisa ikut serta pada kegiatan ini bersama materi.

AKMINAS (Akademi Kepemimpinan Mahasiswa Nasional) merupakan salah satu acara nasional bergengsi yang diadakan oleh Kementrian Agama (Kemenag). Acara yang diselenggarakan sejak 8-11 Oktober di Jakarta ini, turut menghadirkan berbagai pemateri mulai dari ketua umum KPU Indonesia hingga Mentri Agama RI yakninya Nasharuddin Umar. Acara yang berlangsung selama empat hari tersebut tentunya memberi kesan yang mendalam bagi Darwan, meski di tahun sebelumnya ia juga telah mengikuti program tersebut sebagai utusan kampus.

Selama rangkaian acara, ia menyatakan bahwa banyak bertemu dengan pemimpin-pemimpin organisasi intra kampus yang keren dan mantap, bahkan dalam kegiatan tersebut tidak cuma perwakilan dari agama Islam melainkan ada juga agama Katholik, Kristen, Hindu, bahkan Buddha. Namun sayangnya yang dari Konghucu tidak hadir, meski saat kegiatan berlangsung daring ia hadir.

Selepas acara puncak, Darwan mendapat tawaran untuk menjadi pemateri di salah satu kampus Muhammadiyah yang tak jauh dari lokasi acara, yakninya Uiversitas Muhammadiyah Tangerang. Darwan bersyukur serta bangga atas kesempatan yang mendadak ini “Saya tidak menyangka akan mendapatkan tawaran ini, bisa datang ke kampus Muhammadiyah dan saling mengisi materi mengenai kepemimpinan bersama mahasiswa teknik elektro merupakan pengalaman yang tak pernah terfikirkan”, ujar mantan Presma UIN Bukittinggi 2024 tersebut. Selain itu, berkat kesempatan tersebut, ia dapat menambah pundi-pundi bekal akomodasi dan transportasi selama di Ibukota.

Pada akhir cerita, Darwan menyampaikan bahwa cerita perjalanannya ini tidak hanya sebagai cerita untuk pameran-pameran saja, melainkan sebagai cerita inspiratif bagi seluruh mahasiswa UIN Bukittinggi agar dapat bersemangat mengaktualisasikan diri dan skill mereka di manapun dan kapapun pun, “Organisasi merupakan salah satu wadah terbaik bagi mahasisawa saat ini untuk dapat menyalurkan dan mengahantarkan mereka kemanapun yang tak disangka nantinya, kawan-kawan mahasiswa baru bisa memulai dari kepanitiaan untuk melatih diri untuk menjadi besar nantinya”, tutup Darwan.

Loading

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *